Jam dinding di atas mulut pintu masuk menunjukkan pukul sembilan pagi lewat sedikit.
Sahala muncul ke dalam ruangan, kamil sebagai pembantu sehari – hari tidak tampak, kursi kerjanya masih kosong.
Sahala berpakaian sebagaimana lazimnya para Lebai di Indonesia dalam dinas kerja itu sambil berdiri dan membaca surat kabar.
(Untuk file naskah .pdf bisa langsung KLIK "DOWNLOAD FILE" di bawah)
Baca juga : http://tamanbudayajateng.com/buku/mimi-pelacurku-jasso-winarto