Cerpen Joglo #18 - Ritual Lapoang Astral


DESKRIPSI

Kemajuan dalam bidang apa pun pasti mempunyai efek positif maupun negatif, termasuk di dalamnya kemajuan bidangteknologi informatika. Dalam bahasan ini misalnya, kemajuan dalam penggunaan aplikasi jejaring sosial yang ada di internet. Kitapasti pernah mendengar kisah buruk yang diawali dari pertemanan di jejaring sosial, seperti misalnya penipuan, prostitusi, danlain sebagainya. Hal itu merupakan efek negatifnya. Tentu saja efek positif juga ada, terlebih karena tujuan diciptakan aplikasi itu mulanya memang untuk tujuan yang baik.

Salah satu hasil positif dari jejaring sosial itu adalah memungkinkannya kita untuk mendapat jalinan pertemanan dengansiapa saja. Kita bisa memilih group pertemanan seperti yang kita kehendaki. Tak terkecuali pertemanan di group yang sama-samabergiat di bidang sastra dan kepenulisan. Dari sana kita bisa memantau segala informasi dan kegiatan yang ada hubungannyadengan dunia sastra, termasuk dalam hal informasi karya-karya dari penulis yang dimuat di media koran dan majalah dariberbagai wilayah di Indonesia. Meski bukan menjadi tolok ukur satu-satunya untuk mengetahui kapasitas kepenulisan, tapi informasi mengenai apa yang ditulis dan dilakukan penulis di akun jejaring sosial pribadinya dapat dijadikan acuan, sampai seberapa intensitas mereka dalam menekuni dunia kepenulisannya. Paling tidak bagi kita yang saling berteman bisa saling berinteraksi untuk mengetahui perkembangannya masing-masing. Dan pemilihan ke-12 cerpenis di antologi Joglo 18 ini kami lakukan melalui pantauan di jejaring sosial tersebut. Kami percaya bahwa cara ini bukan merupakan cara yang sempurna, karena banyak juga penulis yang baik tapi tidak begitu aktif di jejaring sosial. Tapi anggaplah cara berikut hanya merupakan salah satu pilihan. Paling tidak meskipun kami memilih dengan cara ini tapi tetap kami bukan dengan asal ambil.

Perihal kenapa Ritual Lapoang Astral  (meminjam judul cerpen Key Nurhidayanto) kami pakai sebagai judul buku Joglo 18 ini, karena kami berpendapat bahwa kata ritual itu dapat mewakili bahasan cerpen yang lainnya. Meski bukan semuanya, di beberapa cerpen dalam buku ini menyebutkan kata ritual. Tentu saja selain alasan di atas juga mempertimbangkan segi estetikanya. Buku antologi Joglo 18 ini terwujud atas prakarsa dari Devisi Sastra Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) yang bekerjasama dengan kami, Komunitas Sastra Alit Surakarta. Oleh karena itu, kami mewakili Komunitas Sastra Alit Surakarta mengucapkanterima kasih kepada Devisi Sastra TBJT atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk menangani proses penyusunanantologi cerpen Joglo 18 ini. Kami menilai bahwa kepercayaan ini selain merupakan wujud penghargaan, juga sarana menimba pengalaman. Sebagai perkenalan kami, berikut akan kami sertakan profil singkat dari Komunitas Sastra Alit Surakarta ini.

***

Komunitas Sastra Alit, berdiri pada tanggal 31 Januari 2009.  Beralamat di Jaten RT 01/RW 14 Jaten Karanganyar, Surakarta,Indonesia. Email: rumahalit@yahoo.co.id , FB: Sastra Alit. Komunitas ini merupakan wadah penulis dan calon penulis yang serius menekuni dunia sastra. Adapun Visinya membantu memasyarakatkan peduli sastra dan menghargai karya sastra serta turut mendorong  kegairahanmenulis. Sedangkan Misinya adalah memasyarakatkan gemar membaca dan menulis, belajar secara optimal bagi anggotakomunitas dalam hal menulis karya sastra, dan menguatkan posisi penulis dalam publikasi karya. Kegiatannya berupa bedah karya, baik karya orang lain maupun karya anggota, sepekan sekali, ikut mengirimkan karya anggotake berbagai media massa setiap pekan, menerbitkan berkala karya anggota dan mempublikasikannya secara luas, dan melakukankegiatan lain yang berhubungan dengan dunia sastra dan menulis.

***

Demikian pengantar dan perkenalan kami, jika ada kekurangan dan kesalahan 


DETAIL
Penulis
Penerbit
ISBN
Kategori Buku Sastra
Bahasa Indonesia
Jumlah Halaman 0
Download [Download File]

PEMERINTAH PROVINISI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAMAN BUDAYA JAWA TENGAH


Jalan Ir. Sutami Nomor 57 Jebres
Surakarta, Jawa Tengah
Telepon 0271-635414
Email tbjt@disdikbud.jatengprov.go.id

TWITTER TAMAN BUDAYA JAWA TENGAH