Antologi Puisi Pendhapa #25 - Cermin Waktu


DESKRIPSI

    Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) di Surakarta adalah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang menjadi unsur pelaksana tugas teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang tertentu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah di bidang pelestarian seni, pertunjukan dan pameran seni. Dalam hal ini, TBJT memiliki peran fungsional yang berkaitan dengan pembinaan, pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan untuk segala bentuk produksi, dokumentasi-informasi, dan apresiasi seni, sehingga keberdaaannya diharapkan mampu menjadi “ujung tombak” dan “penjaga gawang” bagi pemajuan kebudayaan, sekaligus sebagai stimulator, dinamisator, dan fasilitator untuk kehidupan berkesenian yang ada, tumbuh dan berkembang di Jawa Tengah, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. 

    Untuk mewujudkan peran fungsionalnya tersebut, salah satu program kegiatan TBJT adalah Panggung Sastra Jawa Tengah yang secara rutin direncanakan sejak tahun 2005. Rangkaian kegiatan Panggung Sastra Jawa Tengah ini meliputi penerbitan buku antologi, pembacaan karya, dan diskusi sastra, baik berupa puisi (seri “Pendhapa”), prosa (cerpen, seri “Joglo”), dan esai sastra (seri “Wacana”).

    Pada kesempatan kali ini, TBJT menggelar Panggung Sastra Jawa Tengah bertajuk “Pendhapa #25: Cermin Waktu”di Kabupaten Magelang bekerja sama dengan Komunitas Sastra Monthit yang dimotori oleh Daladi Ahmad, salah seorang penyair yang banyak berkiprah di jagad sastra di daerahnya.

    Pelabelan Panggung Sastra Jawa Tengah dengan tajuk “Pendhapa #25: Cermin Waktu” ini dipilih semata-mata untuk memberikan pemaknaan bahwa “waktu” ibarat kaca Benggala yang menampung segala peristiwa dalam kehidupan, baik yang telah terjadi (sebagai sejarah dan kenangan), sedang terjadi (aktualitas realita), maupun sesuatu yang akan terjadi (sebagai impian, angan-angan, cita-cita, dan harapan). Oleh sebab itu, sesungguhnya darinya kita dapat ber-“cermin” untuk menengok kembali apa yang dialami. Dan sebagai salah satu genre sastra, puisi adalah wahana paling tepat untuk kita dapat mengaca kembali tentang kehidupan macam apa yang terjadi

Dalam penerbitan “Pendhapa #25: Cermin Waktu” ini terhimpun 83 buah puisi karya 17 penyair yang berasal dari Kabupaten Magelang dan sekitarnya. Masing-masing penyair menyajikan beberapa karya puisi dengan beragam tema dan gaya penulisannya, beragam pula kemampuan imajinasi, keterampilan memilih kata dan mengolah bahasa.

    Tentu saja pelaksanaan Panggung Sastra Jawa Tengah “Pendhapa #25: Cermin Waktu” ini tidak mungkin dapat terrealisasi tanpa bantuan berbagai pihak. Oleh sebab itu, sudah selayaknyalah kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada Sdr. Daladi Ahmad beserta Komunitas Sastra Monthit selaku kurator, Sdr. Andreas Darmanto dan Roso Titi Sarkoro selaku pembicara, Sdr. Dedet Setiadi selaku moderator, serta para penyair yang terlibat, atas kontribusi peran aktifnya.

    Harapan kami, semoga buku antologi puisi ini dapat menjadi jejak kreatif literer atas eksistesi para penyair yang terlibat, sekaligus memperkaya khazanah dunia pustaka dan sejarah pertumbuhkembangan sastra Indonesia kontemporer, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, khususnya kepada para masyarakat pembaca sastra.


Salam,

TAMAN BUDAYA JAWA TENGAH

Wijang J. Riyanto


DETAIL
Penulis
Penerbit
ISBN
Kategori Buku Sastra
Bahasa Indonesia
Jumlah Halaman 0
Download [Download File]

PEMERINTAH PROVINISI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAMAN BUDAYA JAWA TENGAH


Jalan Ir. Sutami Nomor 57 Jebres
Surakarta, Jawa Tengah
Telepon 0271-635414
Email tbjt@disdikbud.jatengprov.go.id

TWITTER TAMAN BUDAYA JAWA TENGAH